Anna tinggal di London, Jacob tinggal di America. Di saat bersama mereka jatuh cinta, di saat berpisah mereka juga jatuh cinta tapi punya punya idaman lain. Sampai akhirnya mereka memutuskan untuk menikah dan cerita banyak melihat pada perjuangan Anna untuk mendapatkan kewarganegaraan Amerika. Ini film sempet bikin frustasi, karena melihat tokoh yang kurang memiliki kesabaran dan kepuasan atas perasaan saling memiliki.
Kalau Jacob cinta sama Anna, kenapa Jacob harus pacaran sama Jennifer Lawrence? ya walopun masuk akal sih kenapa Jacob mau sama Jennifer Lawrence. Kalau Anna cinta Jacob kenapa mau pacaran sama Simon? Terus uda pacaran sama Jennifer Lawrence, balik lagi ke Anna. Uda pacaran sama Simon, balik lagi ke Jacob. Jadi ya kayanya ceritanya ga penting sih. Cumak ngeliat orang putus nyambung doang. Mungkin pelajaran yang bisa dipetik adalah, jodoh tak akan lari walau ke mana. bah!
Walopun begitu ya, ini sutradara sebenernya asik loh. Dia menggambarkan kalau bahagia itu sederhana, cukup tidur-tiduran aja di kasur, terus seneng. terus tetiba sendirian di kasur terus sedih. ya gitu dah, seru sih sebenernya. Ini bikin yang nonton gemes dan sebal dan jatuh cinta dan benci. dan sedih, dan lain-lain. Jadi itu yang bikin sutradaranya jadi jago, menguras emosi. Tapi ya itu sih yang jadi masalah, ini cuma nyeritain orang pacaran putus-nyambung doang. Dan masuk Sundance film festival.
![]() |
| The Moffats |

No comments:
Post a Comment